Site Network: Personal | My Company | Artist projects | Shop

 

senyum itu baik



phytagoras

namanya juga anak muda, maafkan saja jika rasa ingin tahu saya suka berlebihan. toh tidak ada hukuman dari tuhan buat orang yang ingin tahu. malah tuhan selalu memerintahkan manusia berpikir. membaca nomena dan fenomena. yang nampak dan tak nampak. untuk membedakan yang benar dan yang tidak benar. setidaknya, demikian para filsuf berkata.

teman saya yang kecanduan elvis presley itu sekarang masih tinggal di moskow, memanfaatkan jatah sekolah gratisnya di solomonov. emailnya kemarin mengingatkan saya pada penelitian dan beberapa eksperimen sinting kami saat mulai kuliah.

kami suka phytagoras, filsuf yunani kuno yang katanya berasal dari cina itu mewariskan angka-angka yang membuat kami tergila-gila, lebih dari sekedar teorema yang menghitung dengan sempurna salah satu sisi segitiga yang belum diketahui. phytagoras meninggalkan banyak buku tentang angka yang lebih dari sekedar matematika. ia mewariskan notasi musik yang aneh yang di kemudian hari diadopsi kaum gipsi. mantra-mantra pemujaan yang aneh, yang tak ada hubungannya dengan mitologi yunani (karena phytagoras dari cina?).
namun yang terutama menarik perhatian kami adalah dasar berpikir phytagoras tentang angka, huruf dan bunyi, lalu hubungannya dengan udara yang berpengaruh terhadap benda dan entitas lain yang tersentuh olehnya. logika demikian membuat kami sempat hampir sinting memaksa diri belajar bahasa yunani yang huruf-hurufnya lucu itu.

setelah setahun lebih, kami menemukan banyak hal. saya tertarik pada bagaimana huruf tanpa makna yang dirangkai dengan rumus tertentu (masih dalam logika phytagoras) akan menimbulkan efek tertentu jika bergesekan dengan udara. teman saya yang kebetulan pemain gitar yang handal tertarik pada angka-angka. ia berhasil menerapkan logika angka-angka phytagoras pada notasi musiknya. menakjubkan, petikan gitarnya bisa membuat orang yang tidak ngantuk menjadi tertidur.

eksperimen-eksperimen ini membawa saya tertarik pada fisika, yang menurut saya salah satu cara terbaik untuk menjawab dengan akal sehat fenomena-fenomena alam yang terjadi.

sekarang hasil eksperimen-eksperimen itu tersimpan rapi dalam laci. harapan saya, mudah-mudahan anak-anak saya kelak lebih berani dari bapaknya.

posted by wonka @ 10:56 AM,

2 Comments:

At Jumat, Maret 23, 2007 2:30:00 PM, Blogger Mamah Ani said...

halah...knapa dikana lacikeun itu hasil eksperimen ? kan masih anom, lanjutkan saja eksperimennya dan publikasikan, biar banyak manfaatnya, jangan cuma mengharapkan diteruskan oleh anak cucu ya, bereksperimen saja terus dengan phytagorasnya ya...semoga sukses

 
At Sabtu, Maret 24, 2007 1:57:00 PM, Blogger NiLA Obsidian said...

setuju Mah......
sok atuh....tong dilebetkeun laci, percuma teu aya nu nga - guide barudaknya upami mendakan ge...
janten kedah di publish....

 

Posting Komentar

Links to this post:

Buat sebuah Link

<< Home