Site Network: Personal | My Company | Artist projects | Shop

 

senyum itu baik



hidangan untuk baju

suatu ketika nasrudin menghadiri sebuah pesta, tetapi karena hanya memakai pakaian yang tua dan usang, tak seorang pun menyambutnya. dengan kecewa nasrudin pulang kembali.

namun tak lama, nasrudin kembali dengan memakai pakaian baru yang indah. kali ini tuan rumah menyambutnya dengan ramah. ia diberi tempat duduk dan memperoleh hidangan seperti tamu-tamu lainnya.

tetapi nasrudin segera melepaskan baju itu di atas hidangan dan berseru, "hei baju baru, makanlah! makanlah sepuas-puasmu!"

lalu ia berkata "ketika aku datang dengan baju usang, tak seorang pun yang memberi aku makan. namun aku kembali dengan baju yang ini, aku mendapatkan tempat yang bagus dan makanan yang enak. tentu saja ini hak bajuku. bukan untukku."


kisah ini dikutip dari sini.

posted by wonka @ 11:15 AM,

3 Comments:

At Selasa, Oktober 03, 2006 3:46:00 AM, Blogger NiLA Obsidian said...

wahhhh, udah sembuh ya..

bener bgt, kadang kita suka silau sama penampilan luar, silau dengan segala atribut yang hanya kita pakai di dunia,

apa kabar wooi?

cu
NILA

 
At Selasa, Oktober 03, 2006 11:29:00 PM, Anonymous Ivo said...

Jadi,, intinya orang melihat pertama kali seseorang itu dari penampilannya,, kemudian baru isi hati nya. Iya nggak? hehe

 
At Kamis, Oktober 05, 2006 3:59:00 AM, Blogger maya said...

tapi memang ga munafik, penampilan lah yang pertama kita lihat, baru kita bisa menilai hatinya :)

 

Posting Komentar

Links to this post:

Buat sebuah Link

<< Home