Site Network: Personal | My Company | Artist projects | Shop

 

senyum itu baik



schweik dan perang

untuk kesekian kalinya, hari ini saya menamatkan novel schweik karya jaroslav hasek. novel satu-satunya yang pernah ia tulis, dan bukan hanya menjadi legenda, bahkan dijadikan sejenis simbol ke"ceko"an seseorang di negeri ceko.
schweik adalah prajurit rendahan di garda depan tentara ceko, yang berperang melawan austria dan beberapa negara lain dalam perang dunia pertama.
ia menjadi tentara karena wajib militer. uniknya, tidak seperti tentara wajib militer lain, yang mati-matian mencari dalih untuk lari dari panggilan tugas. schweik yang sebetulnya tidak memenuhi syarat untuk menjadi tentara, karena berbagai cacat, yang terparah ia dianggap cacat mental. dengan semangat membela negerinya (meski kadang ia bingung "apa sebetulnya negeri yang dibela itu"? ia mati-matian untuk tetap berada di garda depan.
sikap optimis, dan memandang hidup itu begitu sederhana membuatnya tetap bertahan dengan "kewarasannya" disaat prajurit lain perlahan menjadi gila karena perang. ia tetap menjadi schweik yang sehat disaat prajurit lain membuat penyakitnya sendiri untuk lari dari perang.

hidup itu menggelinding, seperti bola bekel yang dilempar acak. kadang memantul ketika menabrak sesuatu, kadang sejenak berhenti lalu menggelinding menuju titik gravitasi.

titik gravitasi itu, bagi schweik adalah akhir dari perang. akhir dari perang tanpa peduli siapa pemenang atau pecundang. baginya, ketika perang berakhir saat itulah kemanusiaan dimenangkan.

jaroslav hasek, dengan humor-humor hitam khas eropa timur (bisa kita bandingkan dengan nikolai gogol dan solzenitzyn), menyajikan ironi dan absurditas perang nyaris sempurna lewat mata dan telinga schweik. perang menjadi sangat nyata dalam novel ini, karena hasek sendiri adalah bekas tentara ceko.

melihat perang demi perang dalam berita, meski jauh dari kampung tempatku tinggal. saya selalu teringat schweik, yang merindukan perang berakhir, tak peduli siapa pemenang atau pecundang.

yang dikalahkan perang, hanyalah kemanusiaan....

posted by wonka @ 1:21 PM,

0 Comments:

Posting Komentar

Links to this post:

Buat sebuah Link

<< Home